Lowongan Kerja bagi Lulusan Teknik Sipil: Gaji 24 an Juta Rupiah Kerja Sektor Bangunan Gedung
| Ilustrasi sistem kerja bidang bangunan gedung di Jepang (Kure CC-BY-SA 2.5) |
Menteri Transmigrasi republik Indonesia M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa Jepang membutuhkan 40 ribu tenaga kerja dari Indonesia.
"Dan yang lebih menarik dan membahagiakan kita saat ini adalah bahwa ternyata mereka, masyarakat Jepang sangat nge-value tenaga kerja di Indonesia karena keramahtamahannya, hospitality-nya," uja Iftitah.
Dari total kebutuhan 40 ribu, baru terpenuhi 25 ribu pekerja dari Indonesia terbagi dalam program magang dan TG serta visa engineering.
Iftitah berharap setelah pekerja dari Indonesia terbiasa dengan mekanisme Jepang, nantinya akan kembali bekerja diperusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia.
Bidang kerja di Jepang yang membutuhkan pekerja dari Indonesia antara lain Pertanian, Kelautan, Konstruksi, Keperawatan dan Transportasi.
Untuk pekerja profesional TG dan engineering mutlak memerlukan bukti keahlian Bahasa Jepang berupa sertifikat JLPT dari N4 hingga N1.
Khusus TG masih ditambah sertifikat keahlian yaitu Specified Skill Worker (SSW) masing-masing sektor misalnya caregiving, konstruksi atau manufacture.
Kali ini terbuka Job engineering ke Jepang bidang kerja Bangunan Gedung, syarat wajib bagi pelamar adalah lulusan S1 Teknik Sipil.
Belum bisa Bahasa Jepang boleh melamar (nantinya akan ada pemantapan Bahasa di LPK) dan wawancara online tanggal 12 November 2025 pukul 09.00 WIB.
Kirim CV dan foto scan ijazah S1, kebutuhan 10 orang, estimasi gaji 24 – 27 juta rupiah, hubungi BKJ Caruban di nomor WA. 0852-2949-4237.**


